Selasa, 24 Januari 2012

Legenda Kapal Hantu Flying Dutchman.

Kisah Kapal Hantu Flying Dutchman ini merupakan salah satu kisah yang sangat terkenal dan telah melegenda di seluruh dunia . Sudah banyak buku ditulis dengan mengangkat cerita legenda ini, bahkan dalam film Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest (2006) dan Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007) kapal hantu ini juga ikut dimunculkan.

Tapi, entah nyata atau tidaknya kisah ini aku juga belum tahu, atau mungkin masih sama dengan legenda-legenda lainnya yang dianggap hanya sebatas cerita karangan/dongeng turun-temurun.


Menurut cerita rakyat, The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi “tujuh lautan” selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari kejauhan, kadang-kadang disinari dengan sorot cahaya redup. Banyak versi dari cerita ini. Menurut beberapa sumber, Legenda ini berasal dari Belanda, sementara itu yang lain meng-claim bahwa itu berasal dari sandiwara Inggris The Flying Dutchman (1826) oleh Edward Fitzball dan novel “The Phantom Ship” (1837) oleh Frederick Marryat, kemudian di adaptasi ke cerita Belanda “Het Vliegend Schip” (The Flying Ship) oleh pastor Belanda A.H.C. Römer. Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan “The Flying Dutchman on Tappan Sea” oleh Washington Irving (1855).

Beberapa sumber terpercaya menyebutkan bahwa pada abad 17 seorang kapten Belanda bernama Bernard Fokke (versi lain menyebut kapten “Ramhout Van Dam” atau “Van der Decken”) mengarungi lautan dari Holland ke pulau Jawa dengan kecepatan luar biasa. Ia dicurigai meminta bantuan iblis untuk mencapai kecepatan tadi. Namun ditengah pelayarannya menuju Cape of God Hope tiba-tiba cuaca buruk, sehingga kapal oleng. Lalu seorang awak kapal meminta supaya pelayaran dihentikan . Tetapi sang kapten tidak mau, lalu dia berkata “aku bersumpah tidak akan mundur dan akan terus menembus badai untuk mencapai kota tujuanku, atau aku beserta semua awak kapalku akan terkutuk selamanya” Tiba -tiba badai menghantam kapal itu sehingga mereka kalah melawan alam. Dan terkutuklah selama-lamanya Sang Kapten bersama para anak kapalnya itu menjadi jasad hidup dan berlayar di tujuh lautan untuk selama-lamanya. Konon, Kapal tersebut dikutuk untuk melayari 7 samudera sampai akhir zaman. lalu cerita itu menyebar sangat cepat ke seluruh dunia.

Sumber lain juga menyebutkan munculnya penyakit berbahaya di kalangan awak kapal sehingga mereka tidak diijinkan untuk berlabuh dipelabuhan manapun . Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah berlabuh/menepi. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729. Terneuzen (Belanda) disebut sebagai rumah sang legenda Flying Dutchman, Van der Decken, seorang kapten yang mengutuk Tuhan dan telah dihukum untuk mengarungi lautan selamanya, telah diceritakan dalam novel karya Frederick Marryat – The Phantom Ship dan Richard Wagner opera. Banyak saksi yang mengaku telah melihat kapal hantu ini. Pada tahun 1939 kapal ini terlihat di Mulkzenberg. Pada tahun 1941 seklompok orang di pantai Glencairn menyaksikan kapal berlayar yang tiba – tiba lenyap ketika akan menubruk batu karang. Penampakan The Flying Dutchman kembali terlihat oleh awak kapal laut militer M.H.S Jubilee di dekat Cape Town di bulan agustus 1942. Bahkan ada suatu catatan kisah tentang pelayaran Christoper Columbus, waktu itu awak kapal Columbus melihat kapal terkatung katung dengan layar mengembang. setelah itu awak yang pertama melihat langsung tewas seketika.

Mitos ahir-ahir ini juga mengisahkan apabila suatu kapal modern melihat kapal hantu ini dan awak kapal modern memberi signal, maka kapal modern itu akan tenggelam / celaka. Bagi seorang pelaut, pertemuan yang tak diduga dengan kapal hantu The Flying Dutchman akan mendatangkan bahaya bagi mereka dan konon, ada suatu cara untuk mengelak dari kemungkinan berpapasan dengan kapal hantu tersebut, yakni dengan memasangkan tapal kuda di tiang layar kapal mereka sebagai perlindungan. Selama berabad – abad, legenda The Flying Dutchman menjadi sumber inspirasi para sastrawan dan novelis. Sejak tahun 1826 Edward Fitzball telah menulis novel The Pantom Ship (1837) yang diangkat dari pengalaman bertemu dengan kapal seram ini. Banyak pujangga terkenal seperti Washington Irving dan Sir Walter Scott juga tertarik mengangkat legenda ini.

Istilah Flying Dutchman juga dipakai untuk julukan beberapa atlet sepakbola, terutama para pemain ternama asal Belanda. Ironisnya, bintang veteran negeri Orange, Dennis Bergkamp justru dikenal sebagai orang yang phobia atau takut untuk terbang, sehingga ia dijuluki The Non-Flying Dutchman. Beberapa Laporan Penampakan The Flysing Dutchman yang sempat didokumentasikan :

1823 : Kapten Oweb , HMS Leven mengisahkan telah dua kali melihat sebuah kapal kosong terombang ambing ditengah lautan dari kejauhan , namun dalam sekejap mata kapal tersebut kemudian menghilang.

1835 : Dikisahkan pada tahun itu , sebuah kapal berbendera Inggris yang terkepung oleh badai ditengah samudera, didatangi oleh sebuah kapal asing yang disebut-sebut sebagai Kapal Hantu The Flying Dutchman , kemudian secara tiba-tiba kapal asing tersebut mendekat dan seakan-akan ingin menabrak kapal mereka , namun anehnya sebelum keduanya saling berbenturan kapal asing tersebut kemudian lenyap seketika.

1881 : Tiga orang anak kapal HMS Bacchante termasuk King George V telah melihat sebuat kapal tak berawak yang berlayar menentang arus kapal mereka. Keesokan harinya , salah seorang daripada mereka ditemui mati dalam keadaan yang mengerikan.

1879 : Anak kapal SS Pretoria juga mengaku pernah melihat kapal hantu tersebut.

1939 : kapal ini terlihat di Mulkzenberg , beberapa orang yang menyaksikannya terkejut kerana kapal usang tersebut tiba-tiba menghilang

1941 : Beberapa saksi mata dipantai Glencairn melaporkan sebuah kapal usang yang menabrak batu karang dan terpecah belah , namun setelah dilakukan penyelidikan di TKP , tidak ada tanda-tanda dari bangkai kapal tersebut.

1942 : Empat orang saksi telah melihat sebuah kapal kosong memasuki perairan Table Bay kemudian menghilang.Seorang pegawai telah mendokumentasikan penemuan tersebut di dalam catatan hariannya.

1942 : Penampakan The Flying Dutchman kembali terlihat oleh awak kapal laut militer M.H.S Jubilee di dekat Cape Town di bulan agustus 1942

1959 : Awak kapal Straat Magelhaen kembali melaporakan melihat sebuah kapal misterius yang terombang-ambing ditengah lautan dalam keadaan kosong dengan teleskopnya.

Bloody Mary - Antara Mitos, Urband Legend Sekaligus Kisah Nyata

Menurut legenda, Salah satu cara umum untuk memanggil setan atau penyihir adalah dengan berdiri di depan kaca dalam kegelapan (biasanya dilakukan di kamar mandi) dan mengucapkan nama Bloody Mary sebanyak tiga kali berturut-turut.
Tidak ada sumber referensi yang benar-benar dapat mengatakan secara jelas dan pasti di mana atau dari mana legenda Bloody Mary pertama kali muncul, tetapi sebutan Bloody Mary bisa dibilang sebagai salah satu kisah horor yang telah ada dan dikenal oleh banyak kalangan dalam beberapa dekade. Tetapi Bloody Mary dideksripsikan juga sebagai pembunuh anak-anak.
Kisah ini diceritakan dalam berbagai versi oleh kalangan masyarakat secara turun temurun, Kisah yang sama seperti Bloody Mary tapi dengan sebutan atau panggilan yang berbeda adalah Mary Worth, Mary Worthington, Hell Mary, dan Black Agnes. Tetapi siapa sebenarnya dan bagaimana kisah ini bisa muncul sehingga menjadi sebuah legenda ?


Sejarah
Cukup sulit untuk mengetahui darimana asal mula legenda Amerika ini bisa muncul dan menjadi kisah legenda horor selama bertahun-tahun. Tetapi kisah paling umum diceritakan bahwa Bloody Mary atau sebutan lainnya Maria Worth adalah seorang penyihir yang hidup lebih dari 100 tahun dan telah lama berkecimpung dalam dunia hitam ditangkap dan dieksekusi.

Versi lain yang lebih modern mengisahkan seorang wanita mengalami kecelakaan mobil yang parah, dan meninggal dengan wajah yang sangat mengerikan. Wanita tersebut muncul atau menampakkan dirinya di cermin dengan sosok wajah yang sama persis sewaktu dia meninggal.

Asal-usul nama "Mary Worth" dan "Bloody Mary" sendiri diyakini sebagai gabungan antara karakter seseorang dengan sejarah. Bahkan Ratu Inggris, Mary I atau Maria Tudor, yang memerintah selama periode Tudor juga dikenal sebagai "Bloody Mary".


Bloody Mary , Mary Tudor
Julukan " Bloody Mary" menjadi melekat padanya ketika dia dieksekusi dan dibakar di tiang pancang karena menganut ajaran sesat sepanjang 5 tahun pemerintahannya sebagai Ratu Inggris. Dia juga tidak mampu memiliki anak secara normal dan menderita phantom pregnancies, ini sebabnya muncul spekulasi bahwa kisah yang melibatkan kata-kata "Aku mencuri bayi Anda" menjadi kalimat yang terdengar dalam permainan pemanggilan hantu.


Elizabeth Bathory
Kisah lain adalah legenda Elizabeth Bathory , atau Countess Dracula panggilannya. Dia adalah seorang bangsawan Hungaria yang dikabarkan telah membunuh gadis-gadis muda dan mandi dengan darah mereka untuk memelihara kecantikannya.


Tentu saja namanya bukan Maria tapi entah kenapa cerita wanita kejam ini telah dimasukkan ke dalam legenda.

Memanggil Bloody Mary
Bagaimana caranya anda memanggil Bloody Mary ? Yang Anda butuhkan adalah satu buah lilin, hati yang kuat dan kamar mandi besar dengan cermin besar. Matikan lampu, dan berdirilah melihat ke cermin, bisikkan dengan perlahan "Bloody Mary, Bloody Mary, Bloody Mary". Dan lihat apa yang terjadi ...

Jika tidak ada yang terjadi cobalah berputar tiga kali dan kemudian lihat kembali ke cermin. Anda mungkin hanya dapat melihat sekilas wajah mengerikan itu. Coba saja jika Anda berani, tapi jangan salahkan saya jika Anda menemukan diri Anda terjebak dalam akhirat dengan hantu Bloody Mary selamanya!

Iya, kurang lebih begitu kalimat yang beredar di internet yang cukup horor kata-katanya, apapun yang terjadi saya pribadi tidak bisa mengatakan kalau legenda ini hanyalah mitos belaka mengingat di Amerika, kisah ini cukup dikenal turun temurun.